Mengenang WS Rendra
Renungan Indah
W.S. Rendra
Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya : mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit, kutolak kemiskinan, seolah semua
“derita” adalah hukum bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh
dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”, dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”…..
Semoga bermanfaat..!!!
Nb: Selamat jalan bung Rendra….
August 21, 2009 at 1:18 pm
T_T
September 15, 2009 at 8:46 am
mohon maaf lahir dan bathin, selamat idul fitri 1430 Hijriah.
salam untuk keluarga.
September 16, 2009 at 11:53 pm
Salam kenal…kelihatannya………sipp lah…ungkapan hati si Rendra or benarkah kita sudah ikut hanyut di dalamnya atau hanya jadi pembaca???
September 20, 2009 at 11:43 pm
Rieni
Minal Aidin Wal Faizin Mohon maaf lahir bathin
http://www.balisugar.com
October 16, 2009 at 10:42 am
dalam hidup itu penuh dengan liku-liku… untuk menjalankannya tergantung seberapa mampu kita meluruskannya… nice to know U too..